LALIAN NEWS – Dalam rangka menyambut Pesta Famili Seminari Menengah Santa Maria Imaculata Lalian, Atambua, Nusa Tenggara Timur, serangkaian perlombaan menarik kembali dihadirkan. Salah satu mata lomba yang menyedot perhatian adalah Lomba Grup Band yang diusulkan oleh Rm. Filto Bowe, Pr., selaku penanggung jawab lomba sekaligus pengelola alat musik dan sound system Seminari Lalian.
Lomba band yang diselenggarakan pada Minggu, 6 September 2026, pukul 20.00 WITA di Aula Seminari Lalian ini menyajikan penampilan kelompok musisi Seminari Lalian yang memainkan kombinasi instrumen—seperti gitar, bass, drum, dan keyboard—serta vokal secara bersama-sama. Berbeda dari lomba lainnya, ajang ini tidak melibatkan 12 kelompok Pesta Famili, melainkan menjadi ajang unjuk kebolehan antar-angkatan, yaitu Kelas XI, Kelas X, dan Kelas Peralihan.
Rm. Filto Bowe, Pr. menjelaskan bahwa perlombaan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan bermusik para siswa dari Kelas Peralihan hingga Kelas XI serta mempersiapkan mereka untuk mengisi berbagai ajang di masa depan. Lebih dari sekadar hiburan, kegiatan seni musik ini menjadi bagian integral dari proses pembinaan calon imam (pembentukan karakter/humanitas). Musik dijadikan sarana mengekspresikan kreativitas, melepas kejenuhan dari rutinitas harian, mengolah rasa, memupuk kerja sama komunitas, serta melatih keberanian dan mentalitas kepemimpinan.
Suasana perlombaan berlangsung sangat seru dan meriah. Setiap kelas menerjunkan perwakilan terbaik mereka yang memiliki keahlian khusus dalam olah suara maupun memainkan instrumen yang telah disediakan. Para peserta tampil memukau dengan gaya dan dinamika panggung masing-masing demi memikat hati penonton dan tim juri.
Setelah menyaksikan seluruh penampilan, tim juri yang terdiri dari Fr. Ari Tefa (penilai bidang instrumen musik), Fr. Aron Seran (penilai bidang vokal), dan Fr. Alby Dwi Putra (penilai bidang aransemen lagu) menetapkan hasil akhir perlombaan:
Juara I: Kelas XI (Angkatan 74)
Juara II: Kelas Peralihan (Angkatan 76)
Juara III: Kelas X (Angkatan 75)
Seluruh peserta menerima keputusan tim juri dengan lapang dada karena bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Secara keseluruhan, perlombaan berjalan dengan aman dan lancar. Melalui ajang ini, diharapkan makin banyak siswa yang tertarik untuk bergabung dalam kelompok musik, sehingga pada masa mendatang makin banyak peserta yang berpartisipasi dan makin banyak nilai-nilai positif yang tumbuh dan berkembang dalam komunitas Seminari Lalian.
Penulis: Alfa Manek





