WhatsApp Image 2026-09-01 at 10.46.00 PM
SMAS Seminari Lalian Raih Penghargaan Literasi Nasional 2026 dari Nyalanesia. “TERIMA KASIH NYALANESIA”

LALIAN NEWS, Mengakhiri bulan Agustus 2026 yang penuh makna dalam merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, SMAS Seminari Lalian kembali mendapatkan kado indah dari Nyalanesia pada Senin, 1 September 2026. Penghargaan berupa paket apresiasi ini menjadi pemacu semangat yang sangat berarti bagi seluruh guru dan murid dalam meningkatkan literasi dan numerasi serta meraih prestasi di berbagai kompetisi akademis lainnya.

Nyalanesia sendiri merupakan social enterprise (perusahaan sosial) sekaligus pengembang program literasi sekolah terpadu di Indonesia yang didirikan untuk memajukan ekosistem pendidikan dan literasi. Nyalanesia menyediakan platform, pelatihan, pendampingan, hingga fasilitas penerbitan buku bagi murid dan guru di seluruh Indonesia.

Kolaborasi yang dibangun antara SMAS Seminari Lalian dan Nyalanesia ini bertujuan untuk: Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi bagi murid maupun guru; Memfasilitasi Penerbitan Karya Nyata: Karya tulis murid dan guru diproses hingga terbit menjadi buku ber-ISBN, bukan sekadar tugas sekolah;  Pengembangan Kompetensi Guru: Menyediakan pelatihan berbasis sertifikasi untuk meningkatkan kapasitas pendidik dalam metode mengajar kreatif dan implementasi kurikulum; Penguatan Rapor Pendidikan & Kurikulum: Program dirancang selaras dengan kebijakan pendidikan nasional (seperti Kurikulum Merdeka dan Gerakan Literasi Sekolah) untuk membantu pencapaian target sekolah; Apresiasi dan Ekosistem Nasional: Memberikan akses bagi sekolah untuk masuk ke dalam ekosistem nasional melalui kompetisi, penganugerahan, dan festival literasi berskala nasional.

Apresiasi dari Nyalanesia ini memberikan dampak positif bagi perkembangan literasi sekolah ke depan. Beberapa penghargaan yang diserahkan itu meliputi:

  1. Piagam Penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional Tahun 2026 (untuk SMAS Seminari Lalian).

  1. Piagam Penghargaan Kepala Sekolah Berprestasi di Bidang Literasi atas nama Rm. Drs. Hironimus Masu, Pr., S.Pd.

  1. Piagam Penghargaan Guru Aktif Literasi Sekolah atas nama Rm. Drs. Rosindus Tae, S.Pd.

  1. Piagam Penghargaan Pembina Literasi Sekolah dan Guru Aktif Literasi Sekolah atas nama Rm. Arnoldus Lema, Pr., S.Pd.

  1. Piagam Penghargaan Juara I Duta Literasi Sekolah atas nama Trio S. B. Saphia.

  1. Piagam Penghargaan Juara II Duta Literasi Sekolah atas nama Andreas Sanbein.

  1. Piagam Penghargaan Juara III Duta Literasi Sekolah atas nama Laurensius Subun.

  1. Buku Karya Bersama yang ditulis oleh Rm. Arnoldus Lema, Pr., S.Pd. bersama rekan-rekan dan para murid, dengan judul “Guruku, Pahlawanku”.

Atas pencapaian ini, Kepala Sekolah SMAS Seminari Lalian (Preses), Rm. Drs. Hironimus Masu, Pr., S.Pd., bersama seluruh civitas akademika mengucapkan limpah terima kasih kepada Nyalanesia yang telah mengapresiasi keaktifan sekolah, guru, dan para murid dalam menumbuhkembangkan semangat literasi dan juga numerasi.

Pihak sekolah berharap komunikasi dan kerja sama ini dapat terus lestari. SMAS Seminari Lalian berkomitmen untuk terus memacu para murid dan juga guru, untuk berpartisipasi dalam berliterasi melalui karya-karya positif yang dipublikasikan dan berdaya guna.

Melengkapi ucapan terima kasih dari SMAS Seminari Lalian, dokumentasi dapat diakses melalui tautan berikut ini:

https://drive.google.com/file/d/1NEhINkqdZRRg9XpT4JR4VLSq3Swaj6rk/view?usp= 

Terima Kasih, NYALANESIA!

By Literasi Lalian@com.id

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait